BPBD Painan Konfirmasi Penggantian Sirene Tsunami di Nagari Air Haji Barat

10 April 2026
Administrator
Dibaca 26 Kali
BPBD Painan Konfirmasi Penggantian Sirene Tsunami di Nagari Air Haji Barat

Air Haji Barat— Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, melakukan kunjungan ke Nagari Air Haji Barat untuk mengonfirmasi rencana penonaktifan sirene tsunami lama dan pengaktifan sirene tsunami yang baru. Kamis (09/04/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem peringatan dini bencana, khususnya menghadapi potensi tsunami di wilayah pesisir. Dalam kunjungan tersebut, pihak BPBD berkoordinasi langsung dengan pemerintah nagari guna memastikan proses pergantian berjalan lancar.

Menurut Doni Boy, SKM,MM.  penggantian dilakukan karena kondisi sirene yang ada saat ini dinilai sudah tidak optimal, baik dari segi jangkauan suara maupun keandalan sistem. “Sirene merupakan komponen penting dalam sistem peringatan dini. Kami ingin memastikan alat yang terpasang benar-benar berfungsi maksimal saat dibutuhkan,” ujarnya.

 “Pengaktifan sirene baru ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi bencana tsunami,” ujar salah satu anggota BPBD saat melakukan sosialisasi di lokasi.

Selain konfirmasi teknis, BPBD juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata cara merespons bunyi sirene tsunami, termasuk jalur evakuasi dan titik kumpul yang telah ditentukan.

Wilayah Air Haji Barat termasuk salah satu kawasan yang memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana tsunami, sehingga keberadaan sistem peringatan dini yang efektif menjadi sangat krusial. Dengan adanya penggantian ini, diharapkan masyarakat dapat menerima informasi peringatan lebih cepat dan jelas.

Pemerintah Nagari Air Haji Barat menyambut baik langkah tersebut dan mengapresiasi perhatian BPBD dalam meningkatkan keselamatan warga. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi apabila sirene peringatan dini diaktifkan.